News.com - Dalam kurun waktu dua tahun
lagi, persisnya hingga 2017, kapal pengangkut ternak kian
"beranak-pinak". Menurut pernyataan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan
hari ini saat dirinya bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendampingi Presiden Joko
Wiidodo menyambut kedatangan kapal pengangkut ternak KM Camara Nusantara
1 yang membuang sauh di Pelabuhan Tanjung Priok hari ini, Jumat
(11/12/2015), dengan mengangkut 353 ekor ternak sapi bali jantan dari
Pelabuhan Tenau di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pihaknya akan
menambah lagi tujuh kapal serupa.
Diharapkan dengan tambahan tujuh kapal pengangkut ternak itu distribusi sapi ke berbagai daerah bisa lebih cepat. "Lagi pesan lima kapal nanti tambah lagi dua jadi tujuh kapal," ujar Menteri Jonan sebagaimana laporan wartawan Kompas.com, Yoga Sukmana.
Subsidi
Lebih lanjut, mantan Bos PT KAI itu mengatakan bahwa harga satu kapal ternak kira-kira Rp 60 miliar. Sementara, kapasitasnya mencapai 500 sapi.
Khusus untuk lima kapal ternak, penandatanganan kontraknya dilakukan hari ini dengan PT Bahtera Bahari Shipyard. Nilai kontraknya Rp 294 miliar.
Saat ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) baru memiliki satu kapal ternak yakni KM Camara Nusantara 1. Kapal ternak tersebut memiliki panjang 68 meter dan lebar 14 meter berkapasitas 500 ekor sapi. KM Camara Nusantara 1 dibangun di galangan Bangkalan, Madura.
Selain menyediakan kapal, Kemenhub juga memberikan subsidi untuk pengoperasian kapal tersebut. Pada 2015 ini, Kemenhub memberikan subsidi mencapai Rp 770 juta untuk setiap perjalanan kapal pengangkut ternak tersebut. (Baca: Jokowi: Tol Laut Itu yang seperti Ini...)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar